Pemikiran Wanita Tentang Seks

Pemikiran Wanita Tentang Seks

Pemikiran Wanita Tentang Seks – Benarkah urusan sex merupakan urusan tabu bagi perempuan? Tahukah anda jika saat ini seorang perempuan di Indonesia masih terpinggirkan dalam urusan seksual? tidak miriskah anda jika perempuan wajib melayani suami sampai puas sedangkan kepuasan dirinya sendiri tidak pernah dipenuhi?

Hubungan seksual yang dilakukan di dalam rumah tangga mesti melibatkan pasangan dan bukan perseorangan. Itu artinya di dalam rumah tangga tersebut, laki laki maupun perempuan memiliki fungsi yang sama yaitu sebagai pelaku seksual yang harus dilayani secara baik. Atas dasar itulah urusan hubungan seksual atau ML di dalam rumah tangga tidak semata di dominasi pria atau sebaliknya tetapi harus dilakukan oleh kedua pasangan dengan suka sama suka atau tidak karena dipaksa.

Pandangan Kolot Jika Menganggap Wanita Tabu saat Katakan “ Seks “

Tidak bisa dipungkiri, di era orde lama bahkan orde baru sekalipun, seorang perempuan masih kerap dipinggirkan dari dinamika kehidupan. Termasuk dinamika seksual. Padahal sebagai manusia, seorang perempuan juga memiliki libido yang harus disalurkan sehingga secara tidak langsung, seorang perempuan juga boleh menentukan keputusan tentang seks seperti apa yang menurut mereka bisa dijadikan sebagai alat menyalurkan libidonya. Jadi jika di jaman ini masih ada orang yang mengekang kebebasan perempuan untuk menuntut hak seksualnya kepada sang suami, maka tentunya pandangan tersebut telah terlempar ke masa lalu yang usang alias kolot bin kuno.

Pemikiran Wanita Tentang Seks ~ seorang perempuan ternyata juga terlahir sebagai insan yang pemalu

Selain karena adanya intervensi budaya yang membuat perempuan malu bahkan tabu untuk meminta kepuasan seksual kepada suaminya, seorang perempuan ternyata juga terlahir sebagai insan yang pemalu dan di dalam pemikirannya tersimpan rasa enggan untuk berpikir secuilpun tentang seks. Berikut ini beberapa pemicu yang memengaruhi pemikiran wanita tentang seks, yaitu :

  1. Adanya Rasa Malu
  2. Adanya Tekanan dari Adat atau Kesusilaan
  3. Ketaatan yang Buta pada Suami
  4. Kurangnya Pengetahuan

Dengan adanya pemicu ini, seorang wanita tidak bisa berpikir secara jernih ketika dipertemukan dengan dinamika seksual. Sehingga yang terlihat dari pemikirannya adalah hubungan seksual  atau seks adalah hal tabu yang tidak sedikitpun boleh untuk dibicarakan bahkan di dalam kamar dengan suaminya sekalipun.

Pemikiran Wanita Tentang Seks | Wanita dan Seks Tempo Dulu

Prilaku seksual wanita saat melayani suaminya antara jaman ini dengan jaman puluhan tahun yang lalu amat berbeda. Jika di jaman dahulu, seorang wanita hanya diam menunggu suaminya klimaks tanpa mementingkan dirinya sendiri orgasme apa belum. Selain itu, di jaman yang sama, wanita sangat malu untuk mengutarakan hajatnya kepada sang suami. Bagi wanita terpinggirkan ini,  yang penting sudah punya anak, itu telah cukup mewakili kriteria manfaat seksual yang  mereka lakukan. Urusan mereka klimaks atau tidak itu adalah persoalan yang tidak penting.

Jangan sepelekan kaum wanita soal urusan seks Berapa Lama Sih Wanita Capai Orgasme

Pemikiran Wanita Tentang Seks