Temanku Selingkuh dan Bercinta Dengan Ibuku

Temanku Selingkuh dan Bercinta Dengan Ibuku

Temanku Selingkuh dan Bercinta Dengan Ibuku | Telephone yang anda menuju tidak bisa dihubungi. Silakan ulangilah sebagian menit lagi. Demikian yang kudengar tiap-tiap kupencet namanya pada memori HP ku. Lagi ada dimana si penjahat sex itu hingga HP nya dimatikan? Saya hingga lupa meminum es jus serta menyantap pisang keju yang terhidang di mejaku lantaran selalu coba menghubungi Roni, rekanku.

“Tumben sendirian. Umumnya sama Roni, ” kata Bu Tiwi, yang memiliki kantin.

“Iya nih Bu, HP nya dimatikan. Tidak dapat dihubungi, ” ujarku sesudah hirup es jus yang terhidang serta kunyah pisang keju. Sesungguhnya sudah hilang selera makanku pada makananan serta minuman favoritku itu lantaran tidak sukses menghubungi Roni.

“Kalau ingin bolos sekolah bareng harusnya janjian yang mateng. Jadi tidak manyun demikian, ” tutur Bu Tiwi lagi sembari melayani konsumen yang lain.

Benar juga omongan Bu Tiwi. Ini memanglah salahku. Harusnya, semalam atau tadi sebelumnya pergi kontak Roni dahulu sampai dapat janjian. Bila telah begini, saya yang ribet. Ingin masuk sekolah telah kesiangan serta tentu pintu pagar telah ditutup sesaat Roni tak dapat dihubungi.

Atau mungkin saja ia pergi sekolah tanpa ada bawa HP. Ide untuk bolos sekolah memanglah murni ideku serta belum kusampaikan ke Roni. Pada saat ingin pergi, Rizal, rekanku yang lain datang ke tempat tinggal serta meminjamkan beberapa VCD porno yang pernah ia janjikan.

Lantas nampak ide untuk membolos serta nonton bareng Roni dirumah. Saya meyakini Roni tentu tidak menampik. Lantaran seperti kata Rizal di antara film-film yang dipinjamkan, ada yang menceritakan mengenai jalinan sex pada seseorang anak lelaki dengan ibunya.

Thema seperti itu, atau sekurang-kurangnya yang melukiskan jalinan sex pada pria muda dengan wanita yang lebih dewasa bahkan juga yang lebih layak jadi ibunya, yaitu yang begitu disukai Roni. Bahkan juga dalam pengalaman riil, seperti pernyataan serta narasi Roni, ia kerap menyetubuhi pembantunya, wanita yang sudah berumur 43 th..

Roni juga mengakui kerap terangsang waktu mengintip ibunya sendiri yang tengah telanjang. Tersebut mengapa saya kerap menyebutnya sebagai penjahat sex. Diluar itu Roni juga yang mengajari serta memperkenalkanku pada rutinitas masturbasi.

Menurut dia, saya termasuk pria puritan lantaran sampai berusia 18 th. belum tahu serta tak pernah lakukan masturbasi. Serta saat ia menggagas untuk bikin lubang rahasia untuk mengintip kesibukan ibuku dari kamarku yang memanglah bersebelahan dengan kamar ibu, saya tidak kuasa menampiknya.

Temanku Selingkuh dan Bercinta Dengan Ibuku Menurut Roni, badan ibuku begitu menggairahkan serta merangsang

Temanku Selingkuh dan Bercinta Dengan Ibuku

Sama dengan badan ibunya yang memanglah usianya tidak jauh tidak sama lantaran umur ibu 47 tengah ibunya Roni lebih muda satu tahun. Serta seperti ibunya Roni, ibuku juga telah menjanda cukup lama. Cuma Roni miliki kakak perempuan yang telah menikah serta hidup terpisah.

Sedang saya, anak tunggal serta cuma hidup berdua dengan ibu mulai sejak kecil. Bahkan juga konon, sesungguhnya saya bukanlah anak ayahku yang wafat waktu usiaku masihlah balita. Namun buah perselingkuhan ibu dengan pemuda tetangganya sesudah menikah cukup lama serta tak miliki anak.

“Sam Vagina ibumu besar serta membusung banget. Ingin deh saya menjilati lubangnya. Ah, tentu enak banget bila dientotin, ” tutur Roni berbisik saat ia bermalam di kamarku satu malam serta mengintip ke kamar ibu dari lubang rahasia yang kami bikin. Waktu itu, ibu tidur mengangkang tanpa ada kenakan celana dalam serta dasternya terungkap.

Malam itu Roni memuaskan diri beronani sembari sambil mengintip serta memikirkan menyetubuhi ibuku. Serta lucunya, saya juga lakukan yang sama. Cuma saya lakukan dengan cara diam-diam sesudah Roni tertidur nyenyak.

Benar seperti kata Roni, wanita seusia ibu memanglah lebih masak serta merangsang. Mulai sejak itu, saya kerap mengintip ke kamar ibu di waktu terangsang serta akan beronani. Saya juga menginginkan rasakan enaknya bersetubuh dengan ibu meski selama ini belum pernah lakukan sekali juga dengan wanita lain.

Satu jam lebih duduk tercenung sendiri di kantin Bu Tiwi pada akhirnya membuatku jemu. Sesudah sekali lagi coba menghubungi HP Roni tidak tersambung, pada akhirnya kuputuskan untuk pulang. Paling ibu telah pergi ke Puskesmas tempatnya bekerja sampai tidak bakalan tahu bila saya membolos, fikirku.

Sesudah membayar makanan, saya segera keluar serta menyetop angkutan kota yang rutenya melalui jalur jalan dekat tempat tinggal. Motor memanglah berniat tidak kubawa lantaran semula punya niat membolos dengan Roni. Hingga dirumah, seperti umum saya masuk melalui pintu belakang. Kunci tempat tinggal sisi depan memanglah senantiasa dibawa oleh ibu lantaran dia yang pergi terakhir sehari-hari.

Saya membawa kunci pintu belakang supaya tidak ribet singgah ke kantor ibu untuk mengambil kunci waktu pulang sekolah. Tetapi didalam, waktu masuk ke ruangan tengah, saya di buat kaget. sepeda motor Roni ada disana terparkir di dekat motorku. Sesaat tas hitam yang umum dibawa ibu ke kantor teronggok diatas meja makan.

Jadi ibu belum pergi? Serta mengapa motor Roni ada disini? Saya jadi berprasangka buruk. Jangan-jangan Roni ada juga disini serta lagi berdua dengan ibuku di kamarnya. Pikirkan peluang itu, kuperlambat jalanku. Dengan berjingkat kumasuki kamarku sendiri.

Temanku Selingkuh dan Bercinta Dengan Ibuku | Mereka Langsung Menuju Kamar Berdua dan Mengunci Pintu Dari Dalam

Temanku Selingkuh dan Bercinta Dengan Ibuku

Sesudah mengunci pintu kamar dari dalam, segera kutuju lubang rahasia yang umum kugunakan untuk mengintip ke kamar ibu. Sangkaanku tak meleset. Roni ada di kamar itu berdua dengan ibuku. Diatas ranjang besar tempat tidur ibu, keduanya tengah lakukan perbuatan yang semestinya tak layak dikerjakan.

Kulihat Ibu telah tak kenakan pakaian serta hanya satu penutup badan yang dipakai cuma celana dalam warna hitam, duduk menyandar di dinding kamar. Ia tampak begitu nikmati apa yang tengah dikerjakan Roni pada dianya. Ya Roni mengisapi satu diantara pentil susu ibu dibagian kiri dengan mulutnya.

Sesaat payudaranya yang samping kanan, sesekali dibelai serta diremas gemas oleh pemuda rekan akrab serta kawan sekolahku itu. Seperti bayi yang kehausan, Roni menetek dengan lahap di payudara ibu yang besar. Tentu hisapannya begitu kuat pada puting susu ibu yang coklat kehitaman sampai ibu terlihat menggelinjang menahan nikmat.

Terutama tangan Roni juga tidak ingin berhenti meremasi buah dadanya yang lain sembari sesekali memilin putingnya. “Ah… ah.. selalu hisap Ron, ah enak banget. Tetek tante enak banget anda begitukan Ron, ah.. sshh…ahh …aaahhh, ” nada ibu terdengar mengerang serta melenguh menahan nikmat.

Mungkin saja semestinya saya terasa jengah atau stidaknya protes atas apa yang tengah dikerjakan Roni pada ibuku. Namun tak, saya jadi nikmati permainan mereka. Bahkan juga menginginkan rasa-rasanya saya menukar peran Roni. Lantaran telah cukup lama saya menginginkan menyentuh serta mengisap tetek ibu bahkan juga sekalian menyetubuhinya.

Saya benar-benar sangat terangsang tiap-tiap mengintip serta merasakan ibu tengah telanjang. Cuma sampai kini saya cuma dapat menyetubuhi dalam angan-angan yaitu beronani sembari memikirkan menyetubuhinya.

Saya semakin terangsang saat Roni mulai menciumi kemaluan ibu dari luar CD hitam yang dipakainya. Kulihat ujung hidung Roni disentuhkan dibagian tengah Vagina ibu yang masihlah tertutup CD. Sesekali Roni juga memakai mulutnya untuk mengecup.

Ah mengapa Roni tak selekasnya melepas saja CD hitam itu. Selalu jelas saya jadi tak sabar untuk lihat bentuk sejelasnya vagina ibu. Sampai kini, tiap-tiap mengintip, saya cuma dapat memandangnya sekilas. Saat ini, dengan posisi duduk mengangkang seperti itu, bila CD nya di buka tentu Vagina ibu dapat tampak detilnya.

Nyatanya harapanku tak percuma. Cuma, bukanlah Roni yang mengambil insiatif namun jadi ibuku. “Kamu telah kangen sama Vagina tante ya Ron? Tante buka deh celana dalamnya agar anda dapat lihat sepuasnya atau lakukan apa sajakah sesuka anda.

Namun pakaian serta celana anda di buka juga dong, ” kata ibu sembari memelorotkan serta melepas celana dalamnya. Saat ini ibuku betul-betul telanjang tanpa ada sehelai benang yang menutupinya sesudah CD warna hitamnya dilepaskan serta dilemparkan sekenanya.

Serta yang membuatku kaget, Vagina ibu yang umumnya tampak lebat ditumbuhi rambut hitam, sudah dicukur gundul. Walau sebenarnya tiga hari kemarin, waktu saya mengintipnya dari kamar selesai mandi, vagina ibu masihlah tertutup oleh kerimbunan rambut hitam keritingnya.

Namun Vagina yang sudah tercukur kelimis itu lebih merangsang lantaran semua detilnya jadi tampak terang. Dalam posisi duduknya yang mengangkang, kemaluan ibuku membuat busungan besar yang terbelah dibagian tengahnya.

Cuma, bibir sisi luarnya yang berwarna coklat kehitaman tampak tidak tipis serta berkerut. Kontras dengan warna dibagian dalam yang agak kemerahan. Sedang kelentitnya yang ada di ujung celah sisi atas, tampak cukup besar ukurannya. Mungkin saja sebesar biji jagung serta terlihat mencuat. Ah.. merangsang banget.

Temanku Selingkuh dan Bercinta Dengan Ibuku | Mereka Berbuat Mesum Langsung Di Kamar Ibu 

Temanku Selingkuh dan Bercinta Dengan Ibuku

Bibir sisi luar Vagina ibu yang berwarna coklat kehitaman, tidak tipis serta berkerut itu, peluang terbentuk akibat biasanya tergesek kejantanan punya lelaki. Baik punya almarhum suaminya semasa hidup atau punya bapak kandungku sebagai rekan selingkuh ibu.

Bahkan juga mungkin saja Mr.P sebagian pria lain yang pernah berkunjung dalam kehidupannya lantaran satu tahun lebih lantas sempat juga kudengar berita ibu ada main dengan salah seseorang atasannya sampai sebagai PNS ia pernah dipindahtugaskan ke daerah terpencil sepanjang sekian waktu.

Roni hampiri ibuku sesudah melepas pakaian seragam sekolah serta semuanya yang dipakainya. Mr.P nya terlihat tegak mengacung serta keras. Cuma, masalah ukuran, kuyakin satu tingkat dibawah punyaku yang lebih panjang serta besar. Semula kukira Roni bakal segera menindih serta menancapkan rudalnya di Vagina ibu yang memanglah sudah menanti untuk disogok.

Tetapi dengan enjoy, bak lelaki dewasa yang telah memiliki pengalaman dengan perempuan, direbahkannya badannya dekat badan ibu mengangkang. Posisi kepalanya persis ada di antara ke-2 paha ibu yang terbuka lebar atau persis bertemu dengan Vagina ibuku.

Posisi itu dipilihnya, kelihatannya supaya ia bisa dengan gampang menatapi Vagina ibuku dari jarak begitu dekat serta sekalian menyentuhnya. Ibuku semakin buka lebar kangkangan pahanya saat tangan Roni mulai menjamah sisi paling peka kepunyaannya.

Diusap-usapnya bibir luar Vagina ibu yang tidak tipis serta berkerut dengan telapak tangannya serta sesekali diselipkannya ujung jari tengah tangan Roni ke lubang diantara celahnya. Disentuh sedemikian rupa oleh tangan Roni, terutama saat jari tengah rekan sekolahku itu menyentuh kelentitnya, mulut ibu mulai mendesis serta melenguh.

Roni tidak cuma memakai tangan untuk menyentuhnya namun mulai memakai lidahnya untuk menjilat serta mengkilik lubang kenikmatannya, jadi desahan yang keluar beralih jadi erangan. Bahkan juga badan ibuku tampak menggelinjang serta tergetar saat Roni mengecupi serta mengisapi kelentit ibuku.

“Aauuw.. oh.. oh.. Ron anda apakan Vagina tante. Ssshh.. sshh oh enak banget Ron. Ya.. ya ahh enak banget Ron, selalu sayang ya selalu aahhh, ” erangnya menahan nikmat. Nada yang keluar dari mulut ibuku, bukannya bikin Roni hentikan aksinya. Namun jadi memberikannya semangat untuk bikin tindakan jilatan serta hisapan dengan mulutnya lebih efisien.

Lidahnya semakin dalam dijulurkan kedalam lubang kemaluan itu serta hisapannya pada kelentit ibu dikerjakannya dengan lebih keras serta gemas. Sampai badan ibuku berulang-kali meronta tetapi tampak begitu menikmatinya.

Puncaknya, Roni tidak cuma menjilati lubang Vagina ibuku. Lidahnya yang kuyakin sudah terlatih untuk menjilati lubang kemaluan Bik Nah, wanita yang bekerja sebagai pembantu di tempat tinggalnya yang kerap diceritakannya, mulai mencari tujuan lain.

Itu kuketahui lantaran sesudah ia meremas-remas pantat besar ibuku serta membukanya sampai lubang anusnya tampak, lidahnya kembali dijulurkan serta diarahkan kesana. Serta tanpa ada rasa jijik sedikitpun ia mulai menyapu-nyapukan lidahnya di lubang anus yang berwarna seirama dengan Vagina ibu yang coklat kehitaman.

Bukan sekedar menyapu serta menjilat, lidah Roni juga dicolokkan sisi ujungnya seakan berupaya menerobos ke sisi dalam lubang anus itu. Diperlakukan seperti itu ibu memekik keras menahan nikmat. “Iiiihhhh diapakan lagi tante Ron. Oh.. oh.. sshh… aahh enak banget Ron. Anda pandai banget sayang. Tante tidak pernah rasakan yang seperti ini, ” katanya terbata di sela-sela rintihan serta lenguhan yang keluar dari mulut ibuku.

Mungkin saja lantaran telah tidak tahan menahan gairah yang semakin mencapai puncak, ibu pada akhirnya menggeser badan. Melepas pantatnya dari mulut Roni yang selalu mencengkeram menyerang anusnya dengan jilatan lidahnya. Semula ibu punya maksud lakukan serangan balik yaitu mengerjai Mr.P Roni dengan mulutnya.

Tetapi Roni memaksa menginginkan tetaplah bisa mengerjai sisi bawah badan ibu. Sampai pada akhirnya disetujui untuk lakukan posisi 69 yang sangat mungkin keduanya bisa menjilat serta mengisap sisi paling sensitif punya keduanya.

Dengan posisi merangkak diatas badan Roni yang telentang, ibu mengawali aksinya dengan lakukan sapuan serta jilatan pada kepala penis Roni yang tegak mengacung. Lantas, dikulum serta dimasukkannya batang penis Roni kedalam mulutnya sembari dihisap-hisapnya.

Perlakuan sama dikerjakan ibu pada ke-2 biji pelir kemaluan Roni. Jadi saat ini Roni dibuatnya seperti cacing kepanasan. Badan Roni tampak mengejang. Ia juga mengerang melampiaskan rasa nikmat yang diterimanya dengan meremasi bongkahan pantat besar ibuku.

Nikmati adegan panas yang dikerjakan ibu serta Roni dari tempatku mengintip, tanpa ada sadar saya keluarkan sendiri Mr.P saya yang juga sudah tegak mengacung serta mulai meremasinya sendiri. Nafasku memburu menahan gairah yang semakin membakar.

Ah, kapan saya dapat menyentuh serta nikmati keindahan badan ibu seperti yang tengah dikerjakan Roni sekarang ini, keluhku membatin. Bahkan juga sempat juga menyelusup dalam anganku untuk nikmati kehangatan badan Tante Rodiyah, ibunya Roni.

Kocokan pada penisku semakin kupercepat saat adegan di kamar ibu mendekati klimaks. Kulihat ibu sudah dalam posisi berjongkok diatas pinggul Roni serta mengarahkan lubang Vagina-nya ke tonggak Mr.P Roni yang tegak mengacung.

Jadi saat pantat ibu di turunkan perlahan-lahan, masuk serta amblaslah batang Mr.P itu kedalam kehangatan kemaluan ibuku. “Kamu diam saja Ron, saat ini giliran tante yang berikan kesenangan, ” kata ibu sembari mulai menaik-turunkan pinggulnya.

Bukan sekedar gerakan naik turun yang dikerjakan ibu diatas badan Roni. Sesekali, sembari membenamkan lebih dalam Mr.P Roni didalam lubang Vagina-nya, pinggul ibu memutar-mutar sampai keduanya rasakan kesenangan yang diakibatkan. “Ah.. sshhh oh.. oh.. Vagina tante enak banget seperti mengisap. Oh.. oh enak banget tante, ah.. ah miliki Roni ingin keluar tan, ah… oh, ”

“Tahan dahulu Ron janganlah di keluarkan dahulu. Kita ubah posisi ya? Agar keluarnya keduanya sama enak, ” tutur ibu sembari mengubah posisi.

Tanpa ada menanti lama, sesudah ibu kembali dalam posisi mengangkang, Roni yang tampak telah tak dapat lagi mengontrol gairahnya segera mengarahkan ujung Mr.P nya ke lubang Vagina ibuku. Serta tak tahu disengaja atau lantaran tidak dapat menahan gairah yang menggebu, Roni turunkan pinggulnya dengan sentakan yang cukup kuat. Mengakibatkan, di samping batang kemaluan Roni segera amblas tenggelam, ibu jadi memekik tertahan.

“Auw.. pelan-pelan dong sayang, ”
“Maaf tente. Habis Roni gemes sih sama Vagina tante, ” kata Roni sembari selalu menaik turunkan badannya diatas badan ibuku.

Awalannya cuma perlahan-lahan. Tetapi saat ibu mulai meningkahi dengan menggoyang-goyang memutar pinggulnya, hunjaman Mr.P Roni di Vagina ibuku makin cepat. Mengakibatkan peluh terlihat berleleran pada pasangan berbeda type sekalian tidak sama umur cukup jauh yang tengah melampiaskan keinginannya itu. Sesekali tangan Roni kulihat menjamah serta meremasi tetek ibuku yang terguncang-guncang. Memilin-milin putingnya serta mengisap dengan mulutnya.

Temanku Selingkuh dan Bercinta Dengan Ibuku ~ Tanda-tanda keduanya akan meraih klimaks

Tanda-tanda keduanya akan meraih klimaks tampak saat gerakan Roni tampak semakin tak termonitor. Demikian juga ibu, goyangan pinggulnya tak memiliki irama lagi. Puncaknya, keduanya keduanya sama memekik serta mengerang dengan badan mengejang.

Jadi jebolah pertahanan Roni, maninya tercurah menyembur di lubang nikmat Vagina ibuku. Sedang ibuku, puncak orgasmenya diperlihatkan dengan belitan kakinya ke pinggang Roni diimbangi badan yang mengejang hebat.

Pagi itu, sesudah ibu kembali pada kamar selesai bersihkan diri di kamar mandi, sesungguhnya Roni coba lakukan pemanasan kembali. Waktu ibu berdiri di depan meja rias serta akan menggunakan celana dalam, Roni menghindarnya. Ia berjongkok di depannya serta mulai mengecupi Vagina ibu.

Bahkan juga satu diantara kaki ibu diangkatnya serta ditempatkannya di kursi meja rias sampai mempermudahnya menjilati Vagina ibu. Tetapi meski ibu tampak kembali terangsang oleh hisapan mulut Roni pada kelentitnya, ia menampik meneruskannya lebih jauh.

Menurut ibu, hari ini ada rapat utama di kantornya yang tidak bisa ditinggalkan. Jadi Roni sangat terpaksa mesti menahan diri untuk kembali melampiaskan gairah mudanya yang masihlah menggebu. Keduanya meninggalkan tempat tinggal sesudah berdandan rapi.

Adakah Waktu yang tepat dan bagus untuk ML? Apakah ML bisa dilakukan di semua waktu? Pertanyaan tersebut cukup hot untuk diperbincangkan. Silahkan anda baca Kapan Sih Waktu yang Tepat Berhubungan Seks

Temanku Selingkuh dan Bercinta Dengan Ibuku